Macam-Macam Tauhid

Diposkan oleh Kang Awin on Selasa, 22 Mei 2012


Adapun macam-macam tauhid antara lain, yaitu:

1)  Tauhid Rububiyah 
Tauhid Rububiyah ialah taihid yang mengesakan Allah dalam hal perbuatan dan kekuasaan Allah, seperti Allah itu maha menciptakan, maha memberi rizki, mengatur segala sesuatu, maha menghidupkan, dan maha mematikan dan lain sebagainya. Maka tidak ada satu pun pencipta didunia ini kecuali Allah. Sebagaimana firman Allah sendiri
Yang artinya:

“ Allahlah yang menciptakan segala sesuatu”. (Al-An’am: 102)

Tauhid Rububiyah ini juga telah diakui oleh orang-orang Kafir Quraisy pada zaman Rasulullah SAW, akan tetapi pengakuan ini tidak menjadikan mereka masuk kedalam islam, karena dalam hal tauhid uluhiyah (penyembahan) mereka tidak mengakuinya.

Sebenarnya orang-orang itu pada umumnya percaya bahwa Allah memang sebagaimana yang diungkapkan dalam Al-qur’an itu, tetapi iman mereka kepada Allah hanyalah ucapan lidah mereka saja. Dan mereka tidak bisa dikatakan sebagai orang islam, karena untuk menjadi islam itu haruslah beriman kepada Allah, sedangkan iman itu tidak hanya cukup mengatakan dengan lidah saja, tetapi juga harus diikrarkan dalam hati dan dilakukan dengan perbuatan, dengan begitu barulah orang itu bisa dikatakan benar-benar beriman dan termasuklah pada golongan-golongan orang-orang islam.akan tetapi dalam hal ini seperti yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Jabir dan Ibnu Abi Hasyim juga dari Ibnu Abbas, Attha’dan Dahhak bahwa orang-orang kafir itu mengetahui Allah, pengatur-Nya, kerajaan-Nya , dan kekuasaan-Nya. Tetapi adalah lain pula, mereka pun ikhlas kepadanya, bermacam-macam cara disamping beribadah juga kepada Allah, ikhlas pula, seperti ibadah haji, sedekah, kurban dan doa diwaktu kesukaran dan lain sebagainya. Akan tetapi mereka mendakwahkan bahwa mereka berdasarkan atas agama Ibrahim.

Didalam tauhid Rububiyah juga terkandung bahwa Allah-lah yang berhak berkuasa dan mengatur yang mencakup perubahan isi alam semesta ini (kauni). Dia adalah pemiliknya dan pencipta aturannya serta pemberi rizkinya. Sesungguhnya dia yang menghidupkan, yang mematikan, yang memberi manfaat, yang mendatangkan hukum mudharat, dia menerima doa terutama dalam kesukaran, dia berkuasa atas apa saja yang dia kehendaki, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam hal yang demikian. Demikian juga Allah SWT sekaligus maha pengatur dan sebagai pemutus segala perkara, sesuai dengan tuntutan hikmah-Nya.  

2)  Tauhid Uluhiyah
3)  Dzat, Asma’ dan sifat-sifat bagi Allah SWT

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...