Sejarah dan Perkembangan Ilmu Kalam

Diposkan oleh Kang Awin on Selasa, 22 Mei 2012


Ilmu kalam kadang-kadang disebut juga dengan ilmu tauhid atau ilmu ushuluddin, karna ilmu ini membicarakan tentang keesaan Allah SWT serta menyelidiki dan membahas soal-soal yang wajib, jaiz, mustahil, bagi Allah dan Nabi-Nabi-Nya serta membicarakan pokok-pokok agama.

Kalau disebut ilmu kalam karena orang-orang sering memperdebatkan masalah “apakah kalamullah itu qodim atau hadits (azali atau baru).”

Menurut Harun Nasution kemunculan persoalan dalam, dipicu oleh persoalan politik yang dimulai dari terbunuhnya Usman Bin Affan. Yang kemudian terjadi peperangan saudara antara Mu’awiyah dengan Ali, mereka saling memperebutkan kedudukan dan berakhir dengan keputusan Tahkim dengan kemenangan Mu’awiyah.

Maka dari sinilah timbul aliran-aliran, yaitu orang-orang yang tetap mendukung Ali, inilah yang disebut dengan golongan Syi'ah sedangkan orang-orang yang tidak mendukung Ali disebut golongan Khawarij.

Harun kemudian lebih lanjut melihat bahwa persoalan kalam yang pertama kali muncul adalah disebabkan oleh persoalan siapa yang kafir dan siapa yang tidak kafir (yang keuar dalam islam dan yang tetap dalam islam), golongan khawarij memandang bahwa orang-orang yang ikut dalam Tahkim adalah kafir, tegasnya adalah murtad dan wajib dibunuh.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...